Minggu, 08 Agustus 2021

PENALARAN DEDUKTIF, INDUKTIF, DAN ABDUKTIF

Penalaran   adalah suatu   proses   berfikir   yang   menggunakan   argumen-argumen, pertanyaan,  premis  atau aksioma  untuk  menentukan  benar  salahnya  suatu  kesimpulan. Penalaran  dapat  bersifat  logis,  jika  kesimpulan  yang  dihasilkan  oleh  argumen,  pertanyaan, atau  premis  yang  benar.  Begitu  pula  sebaliknya  kesimpulan  yang  dihasilkan  dari  argumen atau premis yang salah akan menghasilkan penalaran yang tidak logis.

Contohnya Andi adalah pemilik kebun sawit di kalimantan. Hanya berdasarkan hal ini, kita  bisa  menarik  beberapa  kesimpulan,  yaitu  Pak  Andi  adalah  orang  kaya,  memilki rumah mewah, memiliki mobil banyak. Kesimpulan yang ditarik bisa bersifat logis, karena penalaran kita mengolah informasi yang diperoleh dan mengkombinasikan dengan pengetahuan awal. Setiap  penalaran  memiliki  struktur  yang  sangat  sederhana,  yaitu  adanya pertanyaan (premis  atau  argumen)  lalu  pertanyaan  itu  diolah  nalar  sebelum  menghasilkan  kesimpulan. Penalaran berangkat dari sesuatu yang sudah ada atau apa yang sudah diketahui dari sana baru ditarik kesimpulan.

Penalaran adalah proses berpikir berdasarkan pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Pengamatan sejenis akan membentuk proposisi – proposisi sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, kemudian disimpulkan sebuah proposisi baru yang tidak diketahui sebelumnya. Proses ini disebut menalar.


Terdapat tiga jenis metode dalam menalar yaitu deduktif, induktif dan abduktif.

1.    DEDUKTIF

Penalaran deduktif adalah proses penalaran yang bertujuan untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap khusus berdasarkan fakta-fakta yang bersifat umum. Dengan kata lain deduksi merupakan suatu penalaran untuk menyimpulkan hal khusus dari sejumlah proposisi umum.

Penalaran deduktif adalah kegiatan berpikir yang berbeda bahkan berlawanan dengan penalaran induktif. Deduktif merupakan penalaran atau cara berpikir untuk menyatakan pernyataan yang bersifat khusus dari pernyataan-pernyataan yang bersifat umum. Dijelaskan bahwa untuk menarik kesimpulan secara dedukif diperlukan pola pikir yang disebut syllogisme dan syllygisme ini tersusun dari dua buah pernyataan (premise) dan sebuah kesimpulan (konklusi).

Perhatikan contoh berikut:

1. Semua manusia akan mati (Premise 1), Paidi adalah manusia (Premise 2), Jadi Paidi akan mati (Konklusi)

2. Beras merupakan komoditi bagi orang Indonesia (umum), tetapi ada beberapa wilayah yang penduduknya mengkonsumsi sagu (khusus) seperti maluku dan papua (khusus).

Macam – macam penalaran deduktif, antara lain :

  a.   Silogisme

Silogisme adalah proses membuat kesimpulan secara deduktif. Silogisme tersusun dari dua proposisi (pernyataan) dan konklusi (kesimpulan). Silogisme dirangkai dari tiga buah pendapat yang terdiri dari 2 pendapat dan 1 kesimpulan.

1)   Silogisme Negatif 

    Setiap kalimat yang didalamnya terdapat kata “bukan ataupun tidak” pada premis biasanya disebut dengan Silogisme Negatif dan begitu juga simpulan. Jadi, jika suatu premis pada silogisme bersifat negatif, maka kesimpulannya pun bersifat negatif juga.

Misal :

Premis 1 : Penderita kurang darah tidak boleh makan buah melon

Premis 2 : Budi menderita penyakit kurang darah

Konklusi : Budi tidak boleh makan buah melon

2)     Silogisme Error

Diperlukan kecermatan dalam menarik kesimpulan menggunakan penalaran silogisme. Untuk merumuskan premis, diwajibkan mencermati setiap kalimat yang akan dibuat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Perhatikan contoh silogisme error berikut :

Premis 1 : Yanto lulus ujian CPNS

Premis 2 : Yanto rajin menabung dan tidak sombong

Konklusi : Orang yang lulus ujian CPNS karena rajin menabung dan tidak sombong ?

Konklusi diatas adalah salah karena tidak terdapat premis umum (PU)

b.     Entimen

Entimen adalah penalaran deduksi secara langsung atau tanpa silogisme premis atau tidak diucapkan karena sudah diketahui.

Misal :

Premis 1 : Penderita kurang darah tidak boleh makan buah melon

Premis 2 : Budi menderita penyakit kurang darah

Konklusi : Budi tidak boleh makan buah melon

Entimen : Budi tidak boleh makan buah melon karena menderita penyakit kurang darah 

2.     INDUKTIF

Induktif atau Logika Induktif adalah proses penarikan kesimpulan dari kasus – kasus nyata secara individual (khusus) menjadi kesimpulan yang bersifat umum. Selain itu, Benyamin Molen (2014:14) menyatakan bahwa induksi adalah suatu penalaran yang berasal dari pernyataan – pernyataan yang bersifat khusus atau tunggal, kemudian ditarik kesimpulan yang bersifat umum.

Selanjutnya Surojiyo dkk (2008:60) menyatakan bahwa induksi adalah proses peningkatan dari hal – hal yang bersifat individual kepada hal yang bersifat universal. Berdasarkan ketiga definisi tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa induktif adalah proses berfikir untuk menyimpulkan suatu kebenaran yang dilakukan berdasarkan pada apa – apa yang bersifat khusus, kemudian ditarik suatu kesimpulan kebenaran yang sifatnya umum/universal.

Adapun contoh bentuk penalaran induktif adalah elang punya mata, kucing punya mata, kerbau punya mata, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap hewan punya mata. Dibutuhkan banyak sampel untuk mempertinggi tingkat ketelitian premis dari penalaran induktif yang diangkat. 

3.    ABDUKTIF

Menurut Donny Gahral Adian & Herdito menyatakan bahwa Abduksi adalah metode untuk memilih argumentasi terbaik dari sekian banyak argumentasi yang mungkin. Oleh sebab itu abduksi sering disebut dengan argumentasi menuju penjelasan terbaik.

Ada empat cara mendapatkan argumentasi terbaik, yaitu :

a.      Kesederhanaan

Jelaskan segala hal dengan bahasa yang ringan dan tidak ada bantahan dari pihak lain.

b.      Koherensi

Sebisa mungkin, pilih penjelasan yang sesuai dengan apa yang diyakini para ahli tentang dunia.

c.      Prediktabilitas

Sebisa mungkin, pilih penjelasan yang paling banyak menghasilkan prediksi yang dapat disangkal atau diiyakan.

d.     Komprehensi

Sebisa mungkin pilih penjelasan yang paling lengkap dan meninggalkan sedikit sekali ketidakjelasan 

Adapun contoh dari penalaran abduktif adalah andai kita mengetahui bahwa seseorang yang bernama Bob selalu mengendarai mobilnya dengan sangat cepat jika sedang mabuk, maka pada saat kita melihat Bob mengendarai mobilnya dengan sangat cepat, maka kita berkesimpulan bahwa Bob sedang mabuk.


LOGIKA INFERENSI

Perhatikan kejadian yang ditulis pada kalimat berikut!

Seorang gadis terjatuh ketika berlarian di tengah lapangan karena tersandung batu. Terlihat muka gadis tersebut memerah dan kepalanya menunduk. Seorang ibu menghampiri dan segera memeluk gadis tersebut sembari mengatakan tidak apa – apa ayo ke tepi lapangan dan beristirahatlah.

Kalimat diatas dapat disimpulkan bahwa “muka memerah dan kepalanya menunduk” memiliki arti “malu”. 

Inferensi adalah tindakan/proses untuk mendapatkan kesimpulan berdasarkan apa yang sudah diketahui/ diasumsikan.
Pengertian inferensi menurut pendapat ahli, yaitu :
  1. Menurut Collins Dictionary, Inferensi adalah kesimpulan yang kita tarik tentang sesuatu dengan menggunakan informasi yang sudah kita miliki tentang itu.
  2. Menurut Literary Terms, Inferensi adalah proses menarik kesimpulan dari bukti pendukung yang ada. Kita dapat membuat kesimpulan ketika membaca literatur. Petunjuk diberikan oleh penulis tentang apa yang terjadi, dan kita harus mencari tahu berdasarkan bukti itu. Penulis menyiratkan dan para pembaca menyimpulkan.
  3. Menurut Philosophy Terms, Inferensi adalah proses menarik kesimpulan berdasarkan bukti yang ada. Berdasarkan beberapa bukti atau “premis”, kita memebuat sebuah kesimpulan.
  4. Menurut Your Dictionary, Istilah “inferensi” mengacu pada proses observasi atau pengamatan dan pengetahuan untuk menentukan kesimpulan yang masuk akal.
Jenis Inferensi

Dilihat berdasarkan jumlah premisnya, inferensi pada dasarnya diklasifikasikan menjadi dua:
  1. Inferensi langsung (immediate inference), yaitu proses membuat kesimpulan dari sebuah premis.
  2. Inferensi mediasi (mediate inference), proses membuat kesimpulan/konklusi dari dua atau lebih premis yang saling terkait secara logis.
Contoh Logika Inferensi
  • Ismah pulang ke rumah pukul 14 sore, terlihat pintu rumah masih terkunci karena ayahnya pulang kerja pukul 15.
Ismah juga melihat tidak ada alas kaki di teras rumahnya sehingga menyimpulkan bahwa  ayahnya belum pulang.
  • Luluk melihat asap mengepul dari ruang dapur dan mencium bau gosong. 
Luluk menyimpulkan bahwa ada yang terbakar di ruang dapur.

  • Budi melihat banyak semut mengerumuni remahan roti di bawah meja.

Budi menyimpulkan bahwa anaknya lupa membersihkan sisa makanan

  • Bambang bekerja sebagai guru dan setiap pulang kerja merenovasi rumahnya tanpa bantuan tukang bangunan

Dapat disimpulkan bahwa selain sebagai guru, Bambang memiliki keahlian sebagai tukang bangunan

  • Ketika group whatsapp berbunyi dan ada notifikasi dari teman kerjanya, Susi tersenyum.

Dapat disimpulkan bahwa Susi senang membaca kabar dari temannya.

  • Bilqis memakan buah mangga yang baru dibeli ibunya, ia terlihat mengerutkan wajahnya.

Dapat disimpulkan bahwa Bilqis memakan buah yang belum masak.

 




 


METODA PERAMALAN DALAM PERENCANAAN PRODUKSI MASSAL

Perencanaan produksi dilakukan dengan tujuan menentukan arah dari itndakan-tindakan yang harus dilakukan dimasa mendatang, apa yang harus dilakukan, berapa banyak melakukannya dan dan kapan harus melakukan.

PENGERTIAN PERAMALAN

Peramalan adalah proses untuk memperkirakan berapa kebutuhan di masa datang meliputi kualitas, kuantitas, waktu dan lokasi yang dibutuhkan.

KLASIFIKASI PERAMALAN

  1. Peramalan jangka panjang (2-10 th) Peramalan ini digunakan untuk perencanaan produk dan sumber daya
  2. Peramalan jangka menengah (1-24 bl) Peramalan ini lebih khusus dibandingkan peramalan jangka panjang, biasanya digunakan untuk menentukan aliran kas, perencanaan produksi dan penentuan anggaran.
  3. Peramalan jangka pendek (1-5 mg) Peramalan ini digunakan untuk mengambil keputusan dalam hal perlu tidaknya lembur, penjadwalan kerja dan keputusan kontrok jangka pendek lainnya.

TUJUAN PERAMALAN

  1. Menentukan kebutuhan dan ukuran perluasan pabrik 
  2. Menentukan perencanaan jangka menengah untuk produk yang ada dan diproduksi dengan fasilitas yang ada.
  3. Menentukan penjadwalan jangka pendek 
KARAKTERISTIK PERAMALAN YANG BAIK
  1. Akurasi 
  2. Biaya
  3. Kemudahan 

METODE PERAMALAN PERENCANAAN PRODUKSI

A. PERAMALAN SUBJEKTIF
  1. Metode Delphy, merupakan suatu proses memperoleh kesepakatan (consensus) dari sekumpulan tenaga ahli (expert) tanpa mereka mengetahui satu sama lain. Dalam metode ini, serangkaian kuesioner disebarkan kepada responden, kemudian jawabannya diringkas, yang selanjutnya disampaikan ke panel ahli untuk mendapat tanggapan (memberikan prakiraan). Pembahasan dapat dilakukan dalam beberapa putaran sampai tercapai suatu kesepakatan (consensus) diantara para ahli
  2. Metode Penelitian Pasar, merupakan salah satu jenis metode atau cara untuk mengetahui apa yang diinginkan oleh permintaan pasar oleh konsumen dan calon konsumen. Metode ini mengumpulkan, menganalisis, dan interpretasi data yang sistematis tentang pasar untuk lebih memahami kelompok sasaran dan untuk membuat keputusan yang lebih tepat tentang perusahaan dan pelanggannya

B. PERAMALAN OBJEKTIF
  1. Metode Intrinsik, Metode ini hanya berdasarkan proyeksi permintaan histories tanpa mempertimbangkan faktor-faktor eksternal yang mungkin mempengaruhi besarnya permintaan ntuk peramalan jangka pendek, Metode ini diwakili oleh Analisis deret waktu (Time Series)

  2. Metode Ekstrinsik, Metode ini mempertimbangkan faktor-faktor eksternal yang mungkin mempengaruhi besarnya permintaan dimasa datang. –Peramalan jangka panjang, karena dapat menunjukkan hubungan sebab-akibat (disebut metode kausal), Metode ini diwakili oleh Metode Regresi

ANALISIS DERET WAKTU
Analisa deret waktu merupakan satu metode yang sangat tepat untuk meramalkan pola permintaan pasar. Analisa ini dipengaruhi oleh 4 komponen yaitu: 
  1. Kecenderungan / Trend (T). Trend merupakan sifat dari permintaan di masa lalu terhadap waktu terjadinya. Trend menunjukkan apakah permintaan cenderung mengalami kenaikan, penurunan atau konstan.
  2. Siklus / Cycle (C). Permintaan suatu produk dapat memiliki siklus yang berulang secara periodek, biasanya lebih dari satu tahun. Pola permintaan yang demikian ini tidak perlu dimasukkan dalam peramalan jangka pendek.
  3. Pola Musiman / Season (S). Fluktusai permintaan produk dapat naik turun di sekitar garis trend dan biasanya berulang setiap tahun. Pola ini biasanya disebabkan oleh faktor cuaca, musim libur panjang dan hari raya keagamaan.
  4. Variasi Acak / Random (R). Permintaan suatu produk dapat mengikuti pola bervaari secara acakyang disebabkan adanya faktor-faktor tertentu, seperti adanya bencana alam, bangkrutnya perusahaan pesaing, promosi khusus dan beberapa kejadian lainnya yang tidak mempunyai kecenderungan pola tertentu.


Rabu, 04 Agustus 2021

PELUANG DAN RESIKO USAHA

PETA KONSEP


Kata kunci: peluang usaha, resiko,  keberhasilan usaha, kegagalan usaha, sumber peluang, memanfaatkan peluang

A. PELUANG USAHA

Harus diakui bahwa sebenarnya peluang usaha di sekitar kita sangat banyak.   Namun   tidak semua peluang usaha atau bisnis tepat dilakukan pada sembarang waktu dan   tempat. Bagi calon wirausaha yg akan membuka usaha baru, perlu terlebih dahulu melakukan observasi, survei lapangan,   dan banyak bertanya mengenai seluk beluk bisnis yang akan digelutinya.

Peluang usaha terdiri dari dua kata, Peluang dan usaha. Peluang berarti kesempatan, dan usaha berarti upaya untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan berbagai daya atau sumber daya yang dimiliki. Secara sederhana peluang usaha   merupakan   suatu   kesempatan   yang   dimiliki   oleh   seseorang   untuk mencapai tujuan yang hendak dicapai dengan menggunakan sumber daya yang miliki.

Tujuan yang hendak dicapai bisa dalam keuntungan, uang, kekayaan, kepuasan batin, popularitas, status sosial dan lain-lain. Untuk mencapai tujuan tersebut  seseorang  dapat  memanfaatkan  sumber  daya  yang  dimiliki.  Sumber daya itu dapat berupa uang/modal, pengetahuan, skill, relasi yang luas, pengalaman  dan  lain-lain.  Artinya  sumber  daya  ini  mencakup  segala  sesuatu yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan usaha.  Seorang wirausaha harus berfikir tentang seperti apa peluang usaha yang baik itu.

Berikut adalah ciri-ciri peluang usaha yang baik.

1.            Bersifat orisinil

2.            Harus dapat mengantisipasi perubahan persaingan dan kebutuhan pasar.

3.            Sesuai dengan minat

4.            Tingkat kelayakan usaha teruji

5.            Bersifat ide kreatif dan inovatif

6.            Ada keyakinan untuk mewujudkan

7.            Ada rasa senang saat menjalankan

Dalam kenyataannya peluang yang baik saja tidak cukup, tapi juga harus potensial. Banyaknya peluang usaha di sekitar kita, mengharuskan seorang wirausaha untuk cermat dalam mengkaji mana peluang usaha yang potensial.

Ciri-ciri peluang usaha yang Potensial adalah sebagai berikut.

1.            Memiliki nilai jual

2.            Usaha bukan hanya ambisi pribadi semata, dan bersifat nyata

3.            Usaha tersebut mampu bertahan lama di pasar

4.            Tidak menghabiskan modal, karena terlalu besar investasinya

5.            Bisa ditingkatkan skalanya menjadi industri

Peluang usaha yang bernilai jual memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

1.            Mampu memenuhi kebutuhan konsumen

2.            Memiliki keunggulan bersaing

3.            Tidak bersifat sementara

4.            Ada nilai uang

5.            Memenuhi aspek kreatif dan inovatif

Unsur-unsur Peluang Usaha

1.            Pengamatan Pasa

2.            Membuat Inovasi Baru

3.            Sesuai Keahlian

4.            Memanfaatkan Jaringan Bisnis

5.            Pemanfaatan Produk dari Perusahaan Lain

 

B. SUMBER PELUANG USAHA

Peluang usaha bersumber atau diawali dengan adanya ide atau Inspirasi yang bersumber dari faktor internal dan eksternal

1)   Faktor internal

  • Hobi
  • Keahlian
  • Latar belakang pendidikan dan pengetahuan 
  • Pengalaman dari individu itu sendiri
  • Intuisi/pemikiran yg muncul dari diri sendiri
2)   Faktor eksternal
  • Lingkungan keluarga dan sekitarnya
  • Masalah yang dihadapi dan belum terpecahkan
  • Kesulitan yang dihadapi sehari-hari
  • Kebutuhan yang belum terpenuhi
  • Pemikiran yang besar untuk menciptakan sesuatu yg baru

Cara Memanfaatkan Peluang menurut Dr. DJ. Schwartz

1)            Percaya & yakin bahwa usaha bisa dilaksanakan

2)            Jangan bergaul pada lingkungan statis yang akan melumpuhkan pikiran

3)            Senantiasa bertanya pd diri sendiri,   “bagamana saya dapat melakukan usaha yg lebih baik”

4)            Banyak bertanya & mendengarkan

5)            Perluas pikiran


C. RESIKO USAHA

Apa yang dimaksud dengan resiko usaha ? Bagaimana cara menguragi resiko usaha ?

Risiko Usaha, berasal dari Bahasa Inggris Risk yang artinya adalah risiko, atau kemungkinan rugi. Atau secara umum, Risiko usaha adalah suatu bahaya, atau akibat yang kemungkinan dapat terjadi pada keadaan sebuah usaha yang sedang berlangsung maupun situasi usaha yang akan datang. Sifat risiko sendiri adalah tidak pasti, namun biasanya menimbulkan kerugian. Risko usaha biasanya muncul sebagai akibat dari suatu keputusan-keputusan yang diambil oleh manajemen. Oleh karena itu, risiko usaha adalah suatu hal yang dapat merugikan suatu usaha, bisa berupa hambatan, ancaman, atau hal lainnya yang biasanya bertendensi negatif.

Harus disadari adalah setiap peluang, selalu diiringi oleh risiko. Dan risiko usaha tidak dapat dihilangkan, namun bisa diminimalisir.

Menurut Abbas Salim, ada 3 (tiga) faktor yang mempengaruhi ketidakpastian penyebab risiko usaha, yaitu :

(1) Ketidakpastian ekonomi (economic uncertainly caused)

(2) Ketidakpastian yang disebabkan oleh factor alam (nature uncertainly (caused)

(3) Ketidakpastian akibat perilaku manusia (human uncertainly caused)

Pengelompokan Risiko Usaha

Risiko usaha merupakan hambatan atau kendala yang dapat menyebabkan kerugian bagi usaha kita.

Berikut ini adalah klasifikasi risiko usaha, yaitu :

Berdasarkan sifatnya :

  1. Risiko Murni
  2. Risiko speculative
  3. Risiko fundamental
  4. Risiko khusus
  5. Risiko dinamis

Berdasarkan dapat tidaknya risiko dialihkan kepada pihak lain (diasuransikan) :

  1. Risiko yang dapat dialihkan
  2. Risiko yang tidak dapat dialihkan

Berdasarkan penyebabnya :

  1. Risiko intern yaitu risiko yang berasal dari dalam perusahaan itu sendiri, seperti kerusakan aktiva karena kecerobohan karyawan, kecelakaan kerja karena kelalaian karyawan.
  2. Risiko ekstern yaitu risiko yang berasal dari luar perusahaan, seperti pencurian, persaingan dalam bisnis, fluktuasi harga, dan sebagainya.

Berdasarkan dapat atau tidaknya dihilangkan/dikurangi :

  1. Risiko Sistematis yaitu risiko yang tidak dapat dihilangkan atau dikurangi melalui diversifikasi, karena biasanya selalu berhubungan dengan pasar atau kejadian-kejadian yang dapat secara sistematis mempengaruhi posisi pasar.
  2. Risiko Non sistematis yaitu risiko yang dapat dihilangkan atau dikurangi melalui diversifikasi (pembagian usaha).

Langkah mengidentifikasi resiko usaha, sebagai berikut :

  1. Identifikasi (buat daftar) setiap resiko yang mungkin terjadi
  2. Lakukan analisis dan rangking atau urutkan sesuai dengan besarnya dampak kerugian yang akan ditimbulkannya.
  3. Tentukan upaya-upaya untuk mengatasinya sesuai dengan urutan yang ada.
  4. Lakukan upaya tersebut sesuai pilihan skenario yang telah dibuat
  5. Lakukan evaluasi

Dengan melakukan langkah-langkah identifikasi resiko usaha, sedikitnya seorang wirausaha sudah melakukan hal yang tepat agar terhindar dari kerugian besar.



KARAKTER WIRAUSAHA

 

KARAKTER WIRAUSAHA


Karakter wirausaha menurut Bygrave ada sepuluh, dikenal dengan 10 D, yaitu sebagai berikut

  1. Dream : memiliki keinginan untuk mewujudkan impian di masa depan
  2. Decisiviness : mampu membuat keputusan secara cepat dan tepat
  3. Doers : melakukan tindak lanjut terhadap keputusan yangdiambil
  4. Determination : melaksanakan kegiatan dengan penuh perhatian, tanggung jawab dan pantang menyerah
  5. Dedication : memiliki dedikasi yang tinggi dan rela berkorban
  6. Devotion : tidak mengenal lelah, fokus dalam memperhatikan bisnisny
  7.  Details : mampu menganalisa secara rinci sampai ke hal-hal kecil
  8. Destiny : mampu merumuskan tujuan yang hendak dicapai
  9. Dollars : uang bukan semata-mata tujuan yanghendak dicapai
  10. Distribute : mampu mendistribusikan atau membagi tugas, wewenang dan kepemilikan kepada orang lain

Bygrave 10 Dimention


KEBERHASILAN USAHA MENURUT ZIMMERER, KARAKTERISTIK WIRAUSAHA YANG BERHASIL KARENA BEKERJA SECARA PRESTATIF ADALAH : 

  1. Memiliki kemampuan memimpin 
  2. Komitmen tinggi terhadap pekerjaannya 
  3. Bertanggung jawab 
  4. Motivasi untuk lebih unggul 
  5. Kreatif dan fleksibel 
  6. Mempertahankan minat kewirausahaan dalam dirinya 
  7. Yakin pada diri sendiri 
  8. Berorientasi pada masa depan 
  9. Mau belajar dari kegagalan 
  10. Peluang untuk mencapai obsesi 
  11. Toleransi untuk mencapai risiko ketidakpastian

KEGAGALAN USAHA MENURUT ZIMMERER, FAKTOR YANG MENYEBABKAN WIRAUSAHA GAGAL DALAM MENJALANKAN USAHANYA ADALAH : 

  1. Tidak kompeten dalam manajerial 
  2. Kurang berpengalaman
  3. Kurang dapat mengendalikan keuangan 
  4. Gagal dalam perencanaan
  5. Lokasi yang kurang memadai 
  6. Kurang pengawasan
  7. Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha

Manfaat Wirausaha

1) Bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru dan membantu orang lain. Dengan mendirikan sebuah usaha seorang wirausahawan memberikan peluang kepada masyarakat untuk mendapatkan kesempatan kerja pada usaha yang diciptakannya.

 2) Memiliki kebebasan mencapai tujuan usahanya Dalam konteks wirausaha, kebebasan adalah bagaimana mengelola waktu, sumber daya manusia, alat dan bahan serta tujuan yang ingin dicapai. 

3) Tidak terikat waktu Menjadi seorang wirausaha tidak akan pernah terikat waktu, apa yang akan kita lakukan dan kerjakan semua tergantung dari kita sendiri. 

4) Memiliki kesempatan menunjukan kemampuan dan potensi diri. Dengan memiliki sebuah usaha, wirausahawan dapat menyampaikan pikiran dan perilaku mereka sendiri. 

5) Memperoleh manfaat dan laba yang maksimal Menjadi wirausahawan memiliki kebebasan untuk menentukan sendiri keuntungan atas investasi dalam usahanya.


SIKAP DAN PERILAKU KEWIRAUSAHAAN

Kewirausahaan dianggap merupakan salah satu faktor penting untuk menunjang kemampuan peserta didik beradaptasi dengan perubahan dunia di era Revolusi Industri 4.0

Pengertian Kewirausahaan

Peter F. Drucker

Kewirausahaan merujuk pada sifat, watak dan ciri-ciri yang melekat pada seseorang yang mempunyai kemauan keras untuk mewujudkan gagasan

Mary Coulter

Kewirausahaan seering dikaitkan dengan proses, pembentukan atau pertumbuhan suatu bisnis baru yang beroientasi pada pemerplehan keuntungan, penciptaan nilai dan pembentukan produk atau jasa baru yang unik dan inovatif.

Ropke

Kewirausahaan merupakan proses penciptaan yang baru (krasi baru) dan membuat sesuatu yang berbeda dari yang telah ada (inovasi) dengan tujuan kesejahteraan individu dan nilai tambah bagi masyarakat

Pengertian Wirausaha

Etimologi kata wirausaha adalah berasal dari kata “wira” dan “usaha. "Wira” berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. "Usaha” berarti perbuatan untuk mencapai sebuah tujuan.

Syamsudin Suryana

Wirausaha adalah seseorang yang memiliki karakteristik percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, pengambil resiko yang wajar, kepemimpinan yang lugas, kreatif menghasilkan inovasi, serta berorentasi pada masa depan.

Prawirokusumo

Wirausaha adalah mereka yang melakukan upaya[1]upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumber daya untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup.

Jean Bptista Sya

Wirausaha adalah agen yang menyatukan berbagao alat-alat produksi dan menentukan nilai dari produksinya

Jenis-jenis Kewirausahaan Kewirausahaan (menurut Steve Blank)

Bisnis Kecil Bisnis yang skalanya kecil dan dilakukan oleh perorangan atau badan usaha,


Usaha Rintisan Usaha yang diharapkan akan mengubah wajah dunia., dengan menarik investor agar mengucurkan dana dalam jumlah yang fantastis

Usaha Besar Usaha Besar adalah usaha ekonomi produktif yang dilakukan oleh badan usaha dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan sangat besar

Kewirausahaan Sosial Inovator yang menciptakan produk dan jasa yang dapat memenuhi kebutuhan sosial atau usaha non profit

Proses Kewirausahaan

TAHAP MEMULAI Tahap saat seseorang yg berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan

MELAKSANAKAN USAHA Wirausahawan mengelola berbagai aspek yg terkait dengan usahanya, seperti aspek pe,biayaan, SDM, kepemilikan dan organisasi.

MEMPERTAHANKAN USAHA Wirausahawan melakukan analisis perkembangan usaha berdasarkan hasil yg sudah dicapai untuk kemudian ditindaklanjut

MENGEMBANGKAN USAHA Tahap saat hasil yg diperoleh tergolong positif sehingga memungkinkan melakukan perluasan usaha


 KESIMPULAN

Wirausaha atau entrepreneur biasanya disebut sebagai sosok yang hebat dan tangguh. Keterampilan bisnis yang mereka miliki termasuk ambisius, cerdas dan kreatif. Wirausahawan adalah sosok yang mampu melihat masalah dunia dan fokus untuk

Minggu, 01 Agustus 2021

MENGOPERASIKAN APLIKASI CANVA UNTUK MEMBUAT PRESENTASI YANG MENARIK

MENGENAL SOFTWARE PRESENTASI

Software presentasi adalah suatu aplikasi yang digunakan untuk membuat file presentasi.File presentasi yang dibuat berisi informasi berupa teks, tabel, gambar, video dan sebagainya yang akan diperlihatkan atau dipresentasikan. Oleh karena itu, file presentasi harus dibuat semenaik mungkin sehingga orang yang melihat akan merasa puas dengan presentasi tersebut.

Untuk membuat presentasi yang menarik, sekarang banyak tersedia software presentasi modern ysng dapat membuat file presentasi dengan efek animasi dan audiovisualnya.

PowerPoint memang menjadi salah satu software presentasi yang diandalkan oleh banyak kalangan, terutama untuk urusan pendidikan hingga pekerjaan sekalipun. Namun di samping aplikasi tersebut, ada pula beberapa alternatif software PowerPoint lain yang menawarkan fitur serupa bahkan lebih keren.

Software presentasi yang dipakai secara offline Microsoft PowerPoint selain  antara lain LibreOffice Impress Presentation, Focusky Offline Presentation, Prezi Portable Classic, Academic Presenter, dan sebagainya.

Selain itu ada berbagai software presentasi yang digunakan secara online atau dapat diinstal pada perangkat smartphone, antara lain Google Slide, Zoho Show, Prezi, Visme, Canva, serta masih banyak lainnya. Software presentasi offline ataupun online itu mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing,


Pada materi ini hanya dibahas mengenai software presentasi menggunakan Canva, Memang software ini tidak sepowerfull powerpoint untuk mendesain slide. Tapi jika Anda perlu membuat sebuah tampilan desain visual yang statis (tanpa animasi), memiliki kontras yang kuat, menggunakan perpaduan warna dan font yang harmonis maka Anda dapat memanfaatkan Canva.

MANFAAT MENGGUNAKAN SOFTWARE PRESENTASI

  1. Merancang suatu animasi dalam pembuatan slide untuk keperluan presentasi
  2. Membuat presentasi dari suatu produk, pelajaran, materi seminar, produk unggulan, acara wisuda, dan sebagainya
  3. Menampilkan slide-slide presentasi ecara jelas dan lebih menarik perhatian

MENGENAL CANVA

Canva adalah platform desain grafis berbasis online yang digunakan untuk membuat grafis media sosial, presentasi, poster, dokumen dan konten visual lainnya. Aplikasi ini juga menyediakan beragam contoh desain untuk digunakan.

Canva terdiri dari dua jenis layanan, yakni gratis dan berbayar. Pada layanan berbayar, Canva menyediakan Canva Pro dan Canva for Enterprise

Diluncurkan tahun 2013

Pembuat presentasi Canva tidak hanya terlihat bagus, namun juga mudah digunakan. Semuanya dapat digunakan secara online, Jadi Anda tidak perlu mengunduh perangkat lunak besar apa pun. Yang lebih kerennya, semua benar-benar gratis! Membuat desain jadi lebih mudah berkat fitur tarik dan lepas serta template siap pakai berkualitas profesional.

Presentasi Canva online adalah rangkaian presentasi yang memungkinkan membuat presentasi yang menarik, profesional, dan atraktif dalam hitungan menit. Presentasi adalah bagian dari Canva sebelumnya, tetapi sekarang ia menawarkan rangkaian lengkap ini dengan lebih dari 9000 template yang dirancang secara profesional yang dapat dipilih dan sesuaikan sepenuhnya.

Semua yang Anda butuhkan untuk menjadi komunikator visual ada di ujung jari, perpustakaan gambar epik, grafis cantik, dan mode presentasi sekali klik.

LANGKAH-LANGKAH MENGOPERASIKAN CANVA

Daftar Akun Di Canva

Untuk dapat menggunakan Canva hal pertama yang harus anda lakukan adalah membuat akun.

Cara membuat akun juga sangat gampang, cukup sign up dengan facebook, dengan google atau bisa juga dengan membuat akun mandiri dengan email.

Langkah mendaftar akun

1. buka situs Canva.di https://www.canva.com

2. sign up, lebih mudah menggunakan akun google

3. pilih menggunakan Canva sebagai apa, misal pilih Student


4. pilih tingkatan sekolah, misal pilih High School

5. memilih siapa saja yang akan dimasukkan dalam tim, jika tidak ada pilih skip


Masuk ke dahsbaord Canva

Setelah pendaftaran akun berhasil biasanya anda akan langsung bisa masuk ke dashboar Canva.

Tampilannya adalah sebagai berikut:


Buat Desain Presentasi

Untuk membuat desain presentasi dengan Canva silakan Anda pilih menu presentation.


Pilih template desain

Setelah halaman seperti gambar di atas terbuka, selanjutnya silakan Anda pilih cara buat desain slide presentasi Anda.

Anda boleh buat slide blank slide, boleh juga menggunakan template yang tersedia.

Nah untuk template ada banyak sekali template bisa Anda pakai untuk desain Anda.

Bahkan untuk mempermudah, Anda bisa mencari template berdasarkan kategori tertentu. 

Pilih salah satu template yang akan digunakan, Pilih template gratis atau free untuk menghindari watermark Canva, anda dapat menambahkan satu persatu halaman atau menambahkan seluruh halaman sekaligus dengan cara klik terapkan seluruh halaman.


Edit Tulisan Pada Templatenya

Selanjutnya silakan Anda edit tulisan bawaan dari template, sesuaikan dengan konten presentasi Anda.

Caranya bagaimana?

Anda klik pada tulisan, kemudian klik sekali lagi

Selanjutnya silakan Anda hapus dan ganti dengan tulisan baru.

Hasilnya akan seperti gambar di bawah ini


Edit foto

Jika tulisan sudah Anda edit, bila Anda perlu mengganti gambar Anda boleh ganti gambarnya.

Caranya gampang.

Klik pada gambar, lalu hapus gambar (klik tombol Delete di keyboard) yang ada pada template.

Selanjutnya Anda bisa pilih gambar melalui menu foto jika ingin menggunakan foto yang tersedia di Canva.

Jika ingin mengaploud gambar dari komputer atau leptop.klik menu unggah media, pilih unggah dari perangkat, pilih gambar, klik open

Dalam materi ini saya menggunakan gambar dari laptop.

Contohnya seperti gambar berikut ini

Selanjutnya drag gambar dan drop pada slide presentasi yang diinginkan, kemudian boleh besarkan dan tempatkan gambar pada posisi gambar bawaan yang telah Anda hapus sebelumnya.

Atau bisa juga Anda ubah posisi penempatannya.

Termasuk penempatan ornamennya.

Contohnya seperti ini.


Edit Warna

Selanjutnya jika Anda ingin mengedit warnanya Anda juga bisa melakukannya

Misal Anda ingin ganti warna backgroundnya.

Anda bisa langsung klik pada background, kemudian klik pada menu warna.

Setelah itu silakan klik pada warna yang Anda inginkan.

Klik ubah semua untuk merubah warna background pada semua slide


Selain warna background, Anda juga boleh ganti warna tulisannya.

Caranya,  klik kolom tulisan, kemudian seleksi tulisan yang ingin Anda ganti warnanya.

Setelah itu klik text colour.

Selanjutnya akan muncul pilihan warna, silakan klik pada warna yang Anda inginkan.


Tambahkan Tulisan Baru

Jika ingin menambahkan tulisan baru, Anda juga bisa melakukannya.

Anda klik menu Text di sebelah kiri.

Kemudian pilih teks yang akan Anda masukkan.

Heading (Judul), subheading (Sub Judul) atau text body (sedikit teks isi)

Misal yang Akan Anda masukkan text body, Anda klik text body (sedikit teks isi).

Kemudian akan muncul text box baru di lembar kerja slide Anda.

 Contohnya seperti berikut ini.

Kemudian silakan Anda tempatkan tulisannya dan ganti tulisannya dengan tulisan baru.

Kemudian kalau Anda ingin diatur ketebalannya atau diganti font-nya Anda atur melalui menu-menu yang ada diatasnya.

Tambahkan Animasi

Apakah bisa menggunakan animasi pada Canva?

Jawabannya adalah bisa, namun animasi yang tersedia tidak sepowerfull powerpoint.

Cara menambahkannya bagaimana?

Pilih  Tulisan, Gambar atau elemen yang akan dianimasikan atau pilih halaman Slide

Klik menu animation.

Terus pilih animasi yang Anda inginkan, Anda bisa terapkan satu animasi pada semua halaman slide Anda.

Timing animasi juga bisa Anda atur.


Edit Slide Lain Dari Template Untuk Konten Presentasi Anda Lainnya.

Jika satu slide sudah selesai Anda buat, selanjutnya dapat pilih slide yang lain untuk diedit dan sesuaikan.

Boleh jadi Anda tambahkan slide baru, dengan cara klik tanda + pada pertengahan antar slide atau pada akhir slide


Unduh dan presentasikan

Anda dapat mengunduh dan menyimpan presentasi atau membagikan karya Anda kepada rekan kerja menggunakan alat bantu kolaborasi. 

Klik Tampilkan untuk menampilkan slide presentasi secara langsung, Pilih jenis presentasi “standar” kemudian klik “Tampilan” setelah Anda siap memberikan presentasi.

Atau membagikan tautan presentasi dengan cara klik  "tombol titik tiga" dibagian pojok kanan atas. kemudian klik "bagikan tautan", klik "salin" dan kirimkan salinan tautan tersebut.


Export slide ke powerpoint

Yang menarik dari canva saat ini adalah Anda bisa export slide ke format powerpoint.

Caranya, klik "tombol titik tiga" dibagian pojok kanan atas.

Kemudian klik "Microsoft powerpoint".


Klik "Unduh" maka otomatis file slide yang dibuat di Canva akan di export ke powerpoint.


Selain mengunduh dalam format ppt, anda juga bisa mengunduh dalam format pdf, 

Apa yang harus dipahami, saat mengexport file ke powerpoint.

Maka animasi, video dan audio yang dimasukkan pada slide Canva tidak akan bekerja di powerpoint.

Artinya jika mengexport file ke powerpoint, maka harus menambahkan animasi kembali pada slide powerpoint nantinya.

Berikut ini adalah slide powerpoint hasil export slide dari canva.


Paket presentasi Canva menawarkan hampir semua yang diperlukan untuk membuat presentasi online. Ada ribuan template untuk memulai dikombinasikan dengan editor serbaguna dengan lebih banyak opsi untuk mengunduh, menyajikan, dan berbagi presentasi. Selain presentasi, Anda dapat menggunakan Canva untuk membuat postingan media sosial, selebaran, desain, dokumen, dll. Dan, proses pembuatan semua itu identik dengan opsi dan fitur yang relevan.

Bagaimana tertarik menggunakan Canva ? Selamat Mencoba !



PERENCANAAN PRODUKSI MASSAL

Pengertian Percencanaan Produksi

Apa yang dimaksud perencanaan produksi ?

 Sebelum melakukan produksi, perusahaan  terlebih dahulu membuat perencanaan produksi. Tahap perencanaan produksi dibuat pada tahap awal suatu proses produksi. Perencanaan produksi tersebut merupakan suatu aktivitas yang dilakukan untuk menetapkan suatu produk apa yang akan diproduksi, jumlah yang dibutuhkan, waktu berproduksi dan waktu selesainya proses produksi.

Perencanaan produksi didefininikan sebagai proses untuk memproduksi barang-barang pada suatu periode tertentu sesuai yang diramalkan atau dijadwalkan melalui pengelolaan organisasi sumber daya, seperti tenaga kerja, bahan baku, mesin dan peralatan lainnya.

Perencanaan produksi  berguna untuk mengarahkan seluruh aktivitas rutin tenaga kerja selama masa produksi berjalan.

Ruang Lingkup Perencanaan Produksi

Menurut Sukaria Simulingga (2013), perencanaan produksi meliputi kegiatan-kegiatan berikut :

  1. Mempersiapkan rencana produksi mulai dari tingakat agregat untuk seeluruh pabrik yang meliputi perkiraan, permintaan pasar dan proyeksi penjualan.
  2. Membuat jadwal penyelesaian setiap produk yang akan diproduksi
  3. Merencanakan produksi dan pengadaan komponen/bahan yang dibutuhkan dari luar
  4. Menjadwalkan proses operasi setiap order pada unit kerja terkait.
  5. Menyampaikan jadwal penyelesaian setiap order kepada pemesan

Tujuan dan Fungsi Perencanaan Produksi

Tujuan

a.    Meminimalkan biaya serta memaksimalkan keuntungan
Salah satu tujuan perencanaan produk massal yang meminimalkan biaya produksi dan memaksimalkan keuntungan. Dengan membuat perencanaan produk, maka akan dipotimalkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam proses produksi, seperti penyediaan bahan baku, tenaga kerja dan lainnya.

b.    Memaksimalkan kepuasan pelanggan
Tingkat kepuasaan pelanggan terhadap produk merupakan tujuan dari perencanaan semakin   besar tingkat kepuasaan pelanggan terhadap produk,maka semakin mudah bagi perusahaan untuk mendapatkan keuntungan ,sebaliknya semakin pelanggan tidak  puas  terhadap produk,maka akan semakin  sulit  bagi  perusahaan mendapatkan keuntungan dari produk tersebut.

c.       Meminimalkan perubahan nilai produksi
Perencanaan produksi yang tepat akan menimbulkan resiko keholangan nilai produksi suatu produk, contohnya persediaan bahan baku di gudang harus diproduksi sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditentukan.

 d.      Meminimalkan perubahan tenaga kerja
Perencanakan produksi yang baik juga akan menentukan berapa banyak tenaga kerja yang harus digunakan untuk menghasilkan suatu produk. Dengan  perencanaan  yang  berkaitan dengan  tenaga  kerja  tersebut, maka  biaya tenaga kerjapun bisa diminimalkan.

e.      Memaksimalkan perlengkapan dan inventaris pabrik
Dengan  perencanaan  produk  yang  baik  berarti  penggunaan  perlengkapan  yang terdapat dalam pabrikpun di maksimalkan

Fungsi dari perencanaan produksi 

a.     Menjamin rencana produksi dan pemasaran produk
Perencanaan   yang   tepat   mampu   memudahkan   perusahaan  untuk  menjamin rencana penjualan produk kepada konsumen sesuai dengan rencana yang tepat.

b.     Mengukur kapasitas produksi yang konsisten terhadap rencana produksi 
Perencanaan  produksi  sangat  tepat  digunakan  untuk  mengukur  seberapa  besar perusahaan mampu untuk memperproduksi barang serupa dari waktu ke waktu.

c.     Alat untuk memonitor hasil produksi
Fungsi    lainnya    dari    pembuatan    perencanaan    produksi,yaitu    memudahkan perusahaan dalam memonitor hasil produksinya secara akurat

Unsur Perencanaan Produksi

a.      Tujuan Produksi
Tujuan   produksi   harus   dibuat   sejelas   mungkin   dan   mampu   dipahami   oleh menejemen perusahaan.

b.      Pengukuran dan standar produksi
Artinya perencanaan produksi tidak hanya dilakukan atas tujuan saja,tetapi juga harus mengukur kemampuan konsumen dalam menyerap produk tersebut.

c.      Perencanaan merupakan fakta obyektif
Perencanaan  produksi  harus  apa  adanya  dan  memiliki  pemikiran  yang  cukup rasional bukan hanya sebagai angan-angan saja.

d.      Perencanaan harus bisa diukur
Artinya sekalipun hanya mengira-ira namun perkiraan tersebut adalah benar dan tentunya tidak menimbulkan kerugian pada perusahaan.

e.      Tahap awal pelaksanaan produksi
Perencanaan  harus menjadi langkah  awal bagi perusahaan dalam menghasilkan barang yang dibutuhkan oleh konsumen.

Jenis-Jenis Perencanaan Produksi

a.      Perencanaan Jangka Panjang ( Long Range Planning)
Perencanaan  jangka   panjang   merupakan   perencanaan   produksi   lebih   dari satu tahun bahkan hingga lima tahun mendatang.
b.      Perencanaan Jangka Menengah ( Medium Range Planning)
Perencanaan   jangka   menengah   merupakan   perencanaan   yang   dibuat   untuk kegiatan produksi selama 2 sampai 3 tahun mendatang.
c.      Perencanaan Jangka Pendek ( Short Range Planning)
Perencanaan jangka pendek merupakan penentuan kegiatan produksi yang akan dilakukan dalam jangka seru tahun mendatang atau bahkan kurang dari satu tahun.

Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Perencanaan Produksi

a.    Faktor internal, merupakan faktor yang berada di dalam perusahaan, meliputi (1) kapasitas mesin dan peralatan; (2) produktivitas tenaga kerja; (3) kemampuan pengadaan.dan penyediaan.

b.      Faktor eksternal, merupakan faktor yang datangnya dari luar perusahaan, berada diluar kekuasaan pimpinan perusahaan, meliputi (1) kebijakan pemerintah; (2) inflasi; (3) bencana alam

Langkah-Langkah Perencanaan Produksi

a.      Penelitian dan Pengembangan Produk, meliputi:

1)      Penelitian proses produksi

Merupakan penelitian yang dilakukan perusahaan yang bertujuan untuk perbaikan terhadap proses produksu yang sedang berjalan

2)      Penelitian produk

Merupakan penelitian yang dilakukan perusahaan untuk mengetahui selera konsumen,sehingga  penelitian  ini  bertujuan  untuk  perbaikan  produk  yang sudah ada dan disesuaikan dengan selera konsumen

 

b.      Mencari Gagasan dan Seleksi Produk, meliputi:

1)      Mencari gagasan

Yaitu tahapan dalam mencari gagasan-gagasan dalam rangka pengembangan produk.

2)      Menyeleksi produk

Tahapan untuk memilih gagasan-gagasan yang masuk atau yang terbaik berkaitan dengan pengembangan produk.

3)      Desain produk pendahuluan

Desain produk pendahuluan perlu dibuat sebelum menentukan desain produk yang sebenarnya.

4)      Pengujian

Merupakan kegiatan untuk menguji apakah produk layak dikembangkan atau tidak, baik dilihat dari potensi pasar atau konsumen merupakan secara dari produk tersebut.

5)      Desain akhir

Desain akhir dibuat bila hasil pengujian produk layak dikembangkan. 


c.         Menetapkan Skala Produksi, meliputi:

1)         Penetapan waktu, yaitu kapan kegiatan proses produksi akan dikalukan

2)       Penetapan kuantitas produk, yaitu berupa jumlah (volume) produk yang akan dihasilkan

3)         Menghitung keperluan biaya, yaitu berapa besar jumlah biaya yang dibutuhkan

4)         Penetapan tenaga kerja yang dipekerjakan

5)         Penetapan peralatan apa saja yang akan digunakan

6)         Penetapan persediaan bahan baku yang optimal sesuai dengan kebutuhan

Proses penetapan skala produksi harus dilakukan melalui tahapan-tahapan sebagai berikut :

  1. Routing, yaitu tahap menetapkan dan menentukan urutan-urutan proses produksi dari bahan baku sampai menjadi barang jadi, termasuk di dalam tahap ini adalah penyusunan alat-alat/fasilitas yang diperlukan dalam proses produksi.
  2. Scheduling, yaitu  tahap menetapkan dan menentukan jadwal kegiatan operasi proses produksi, sebagai satu kesatuan dan keseluruhan proses produksi
  3. Dispatching, yaitu  tahap menetapkan dan menentukan proses pemberian perintah untuk mulai melakukan kegiatan proses produksi sesuai dengan Routing dan Scheduling
  4. Follow-up, yaitu  tahap menetapkan dan menentukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi penundaan dan mengkoordinasi seluruh perencanaan kegiatan produksi.

 

APLIKASI PRESENTASI

Microsoft power p o int merupak a n sal a h satu p erang k at l unak M ic r osoft O f fice yang digunakan untuk melakukan prese...